IIMS: Strategi Baru DFSK dan Debut iCAR dalam Memperkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

JD.id, JAKARTA – Ajang pameran otomotif nasional tahun ini menjadi momentum krusial bagi para produsen otomotif untuk menunjukkan taringnya dalam pengembangan kendaraan masa depan. Dua pemain besar, DFSK dan iCAR, tampil mencolok dengan strategi yang berbeda namun memiliki tujuan yang sama, yakni mendominasi pasar kendaraan energi baru di tanah air.

DFSK: Rebranding dan Fokus pada Produksi Lokal

PT Sokonindo Automobile yang menaungi merek DFSK di Indonesia secara resmi memperkenalkan logo serta slogan global terbaru mereka. Perubahan identitas ini bukan sekadar pembaruan visual, melainkan simbol transformasi perusahaan menjadi penyedia solusi mobilitas yang lebih cerdas dan hijau.

Franz Wang Chief Operating Officer PT Sokonindo Automobile menegaskan bahwa Indonesia merupakan fondasi strategis bagi bisnis mereka di kawasan Asia Tenggara. DFSK berkomitmen untuk terus melakukan investasi jangka panjang melalui pembangunan basis manufaktur dengan tingkat otomatisasi tinggi.

“Keputusan untuk terus berinvestasi di Indonesia merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan. Pembaruan identitas global ini memperkuat posisi Indonesia sebagai fondasi penting bagi pengembangan bisnis dan strategi regional perusahaan di Asia Tenggara.” ujar Franz.

Salah satu bukti nyata kontribusi mereka adalah pengembangan kendaraan niaga listrik ringan, Gelora E, yang telah diproduksi di dalam negeri dengan tingkat penggunaan komponen lokal yang cukup signifikan. Selain itu, lini kendaraan penumpang listrik kompak seperti Seres juga dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas kaum urban yang dinamis.

Di sisi lain, iCAR yang berada di bawah naungan Chery Group resmi memulai perjalanannya di pasar otomotif nasional. Jenama ini memosisikan diri sebagai merek mobilitas kreatif yang memadukan desain klasik dengan teknologi modern.

Dengan filosofi desain yang ikonik, iCAR memperkenalkan model SUV premium yang dirancang untuk mendukung gaya hidup aktif penggunanya. Model ini dilengkapi dengan fitur keselamatan cerdas berbasis bantuan pengemudi tingkat lanjut serta sistem hiburan kabin yang mampu memberikan pengalaman berkendara secara lebih mendalam.

Mark Yang Country Director iCAR Indonesia menjelaskan bahwa merek ini lahir dari keyakinan bahwa kendaraan seharusnya menjadi perpanjangan dari ekspresi diri pemiliknya. Guna mendukung pertumbuhan tersebut, iCAR berencana membangun puluhan jaringan diler secara bertahap di berbagai penjuru negeri hingga akhir tahun depan.

“iCAR lahir dari keyakinan bahwa mobilitas seharusnya tidak hanya tentang berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Kami ingin menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih premium, personal, menyenangkan, dan dekat dengan gaya hidup penggunanya,” ujar Mark.

Kedua pabrikan ini sama-sama menawarkan berbagai program menarik selama pameran berlangsung. DFSK memberikan penawaran khusus bagi pelaku usaha yang ingin melakukan transisi ke kendaraan listrik niaga melalui program subsidi tukar tambah serta hadiah langsung berupa emas bagi konsumen yang beruntung.

Sementara itu, iCAR memberikan kemudahan bagi konsumen yang ingin mempersonalisasi kendaraan mereka. Perusahaan menjamin bahwa garansi kendaraan akan tetap berlaku meskipun pemilik melakukan modifikasi, sejauh perubahan tersebut masih mengikuti panduan teknis resmi dari pihak pabrikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *