JD.id, TANGERANG — Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) terus mendorong percepatan transformasi digital di lingkungan pemerintahan daerah. Dalam ajang APKASI Otonomi Expo 2026 yang digelar di ICE BSD, Tangerang, pada 27–29 Agustus 2026, Sekretaris Jenderal APKASI sekaligus Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, menekankan pentingnya pemahaman dan implementasi program Katalog elektronik versi 6 (e-Katalog V.6), dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
Menurut Joune, pihak LKPP dapat memberikan pelajaran dan simulasi terkait program versi 6 ini. Hal tersebut dinilai sangat penting bagi pemerintah kabupaten, terutama bagi dinas-dinas terkait, dalam mengembangkan pengadaan barang dan jasa yang ter-update.
“Ini sangat penting bagi pemerintah kabupaten, sehingga ini perlu juga untuk kita perkenalkan,” ujar Joune Ganda saat ditemui dalam rangkaian acara, Rabu (27/8/2026).
Digitalisasi pengadaan yang didorong oleh APKASI ini terwujud melalui pemanfaatan e-Katalog V.6. Sistem digital tersebut dikembangkan oleh LKPP untuk mendorong peningkatan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP). Informasi lebih lanjut mengenai sistem ini dapat diakses melalui portal Katalog Elektronik LKPP.
Selain pengadaan barang dan jasa, APKASI juga menyoroti kegiatan pengembangan di sektor perikanan. Melalui metode-metode terbaru yang dihadirkan, pemerintah kabupaten diharapkan dapat terbantu dalam meningkatkan produksi hasil perikanan, baik perikanan darat maupun perikanan laut.
Tidak hanya itu, Joune menjelaskan bahwa pihaknya juga menjalin kerja sama dengan sektor-sektor terkait agar pemerintah daerah dapat mengembangkan pola kemitraan. Langkah ini bertujuan membantu pemerintah kabupaten mendapatkan tambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sekaligus mengoptimalkan berbagai potensi yang ada di masing-masing daerah.
Hal paling konkrit yang dapat dirasakan dari penerapan digitalisasi terbaru ini adalah kemudahan bagi para pelaku usaha. Melalui sistem e-Katalog V.6 para pelaku usaha dapat memperoleh gambaran dan panduan untuk ikut berpartisipasi secara aktif dalam proses pengadaan barang dan jasa di masing-masing kabupaten.
Bagi pemerintah daerah, keberadaan penyedia barang dan jasa yang ter-update akan memberikan peluang yang jauh lebih luas. Ruang lingkup ini pun tidak terbatas hanya pada satu sektor, melainkan digali secara luas dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan, kelautan, hingga dunia usaha lainnya, sehingga membuka peluang besar bagi kedua belah pihak, baik pemerintah daerah maupun pelaku usaha.













