Jakarta — Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke – VI yang diikuti 26 DPD dari seluruh Indonesia yang dilaksanakan secara kombinasi, offline dan virtual.
Kegiatan munas ini dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan yang ketat karena bertepatan di tengah pandemi Covid-19, pada hari Selasa, (09/02).
Dalam agenda utama munas ini adalah pemilihan ketua umum baru periode 2021-2025, dengan calon kuat Junaidi Abdillah dengan jumlah dukungan DPD sebesar 90 %.
Dalam sambutannya Junaidi mengatakan, untuk meningkatkan kinerja kedepan dalam menjalankan program-program dari pemerintah khususnya program sejuta rumah dengan cara mentransformasi seluruh anggota Apersi yaitu memanfaatkan teknologi digital di era pandemi saat ini.
Terkait gerakan transformasi digital, Patlina Kurniati, SE selaku Ketua DPP Apersi DKI sangat mendukung, hal ini disampaikan disela acara munas di Jakarta.
Dalam penerapannya Patlina Kurniati menjelaskan, yang pertama yaitu e- marketing. Dalam hal ini bekerjasama dengan Wakil Ketua Apersi DKI membuat program tersebut. Nantinya diharapkan tidak hanya menjual perumahan hanya di wilayah DKI saja akan tetapi juga di seluruh Indonesia.
” Hanya dengan satu klik saja bisa melihat (fitur yang ada) seperti, lokasi perumahan, kualitas perumahan dan juga harga. Kita mau menjadi motorik semua dan akan mensosialisasikan disetiap daerah,” ujar Patlina Kurniati.
lanjutnya, untuk pengembangan aplikasi ini saat ini sudah berjalan 90%, dan rencananya akan soft launching dalam waktu dekat di tahun 2021.
“Kebetulan yang memotori itu semua Wakil Ketua Apersi DKI,” ungkapnya.
Hal tersebut diharapkan memberi keyakinan tidak hanya memberikan kemudahan bagi konsumen tapi juga pengembang untuk tetap melaksanakan pembangunan rumah
” Saya yakin daya serap (penggunanya) lebih dari 75 persen. Dan ini sangat memudahkan sekali tidak hanya komsumen tapi juga developer perumahan,” tuturnya.
“Kedepannya sosialisasi akan dilaksanakan disetiap Musda Apersi di setiap daerah,” pungkasnya.













