Dari Garasi ke Panggung Dunia: Kisah Tiga Sahabat Membangun Jenama Kami sebagai Kekuatan Modest Fashion

JD.id, Jakarta – Kamis, 9 Oktober 2025. Industri modest fashion di Indonesia terus menunjukkan gaungnya. Salah satu nama yang tak pernah luput dari perhatian adalah Kami., brand lokal yang sukses bertransformasi dari bisnis rumahan menjadi jaringan butik yang tersebar di seluruh nusantara.

Di balik kesuksesan ini, ada sinergi kuat antara tiga pendirinya: Irin (Istafiana Candarini), Nadya Karina, dan Afina Candarini.

Awak media berkesempatan berbincang langsung dengan Irin, Co-Founder dan CEO Kami., menggali kisah perjalanan brand, strategi ekspansi, hingga harapannya untuk pasar global. Dengan obrolan yang hangat dan down-to-earth, di ajang ISEF 2025,  Irin berbagi cerita bagaimana mereka merintis mimpi besar ini.

Ia memaparkan perjalanan brand yang sangat menginspirasi. Kami yang didirikan pada tahun 2009, berawal dari skala kecil. “Dulu awalnya mulai dari garasi rumah,” kenangnya.

Berjalannya waktu pencapaian demi pencapaian pun diraih yakni ditahun 2012 yakni dengan membangun website resmi untuk memudahkan customernya menemukan koleksi Kami.

Dilanjutkan ditahun 2015 mendirikan Butik pertamanya dibuka di Kemang, Jakarta.
Setelah butik pertama, ekspansi pun melesat, saat ini, Kami. telah memiliki total 26 butik yang tersebar dari Kemang, Kalimantan, Palembang, Lombok, Jogja, hingga yang terjauh di Palopo.

“Kita per tahun biasanya antara dua sampai tiga (butik baru), dan masih terus expanding ya,” tambah Irin, menunjukkan konsistensi dalam mengembangkan jaringan bisnisnya.

Berbicara mengenai produk, Kami. dikenal sangat produktif. Dalam sebulan, mereka bisa meluncurkan 5-7 Stock Keeping Unit (SKU) baru. Bahkan, menjelang Hari Raya Lebaran, produk yang dirilis bisa mencapai 3-4 koleksi sekaligus.

Kami, menyediakan berbagai jenis item fesyen, mulai dari atasan, bawahan, dress, celana, hingga ragam kerudung. Irin menegaskan bahwa Kami. bertujuan menjadi “solusi bagi para modest enthusiast yang modern di Indonesia.”

Lalu, apa item terbaik dan paling dicari konsumen?. “Pembeli-pembeli Kami itu ada skarft andalan Kami, kemudian ada produk instan-nya. Yup, ‘Air Light’ namanya, Air Light Pashmina,” ungkap Irin.

Namun, yang menempati posisi nomor satu sebagai best seller adalah atasan. Menurut Irin alasannya, “Karena produknya bisa banget untuk dipakai sehari-hari, nyaman. Kami menemani perempuan lah dalam segala kegiatannya, dari mulai olahraga.”

Uniknya, Kami juga menyediakan pilihan untuk laki-laki dan anak-anak. “Irin mengatakan, ‘Khusus untuk Lebaran, jadi untuk family dress. Ada pakaian untuk anak-anak, pokoknya semua untuk keluarga ada.’ Sementara untuk hari biasa, fokus utama Kami. adalah busana wanita, termasuk lini pakaian olahraganya yang disebut Kami Flow.”

Topik global ambition Kami. tentu menjadi hal yang menarik. Menanggapi keberadaan Kami. di pasar internasional, Irin menjelaskan langkah-langkah yang sudah diambil.

“Untuk global, sekarang yang terus-terusan ada baru di Malaysia saja,” jelas Irin. Ia berharap Kami. segera merambah pasar Asia lainnya, terutama di negara-negara mayoritas Muslim.

Sementara di Amerika, Kami. masih dalam tahap penjajakan dan pembelajaran. “Irin mengungkapkan, ‘Amerika, kita lagi belajar gimana caranya masuk Amazon,’ ” ungkapnya.

Hal ini mengisyaratkan bahwa proses menuju pasar e-commerce raksasa global sedang diupayakan.

Sedangkan di pasar domestik, Kami. telah menguasai hampir semua platform digital. “Kalau di Indonesia, semua e-commerce ada, mulai dari Lazada, Tokopedia, apalagi TikTok,” kata Irin

Di akhir wawancara, Irin menyampaikan harapan terbesarnya untuk brand yang ia bangun bersama para pendiri lainnya.
“Harapannya ke depannya, Kami. bisa jadi salah satu modest wear yang terbesar di Indonesia dan berharap sampai internasional.”

Perjalanan Kami. dari sebuah garasi hingga menembus puluhan butik dan mulai merangkak ke pasar global adalah bukti nyata bahwa mimpi besar yang didukung konsistensi dan sinergi tim pendiri bisa menjadi brand yang kokoh. Irin dan timnya berhasil melesat menciptakan lebih dari sekadar pakaian, tetapi juga solusi dan gaya hidup bagi para perempuan modern.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *