Berita  

Anugerah LSF 2025 Umumkan 18 Kategori Nominasi

JD.id, Jakarta —  Lembaga Sensor Film (LSF) Republik Indonesia secara resmi mengumumkan penyelenggaraan Malam Anugerah LSF 2025 yang akan dilaksanakan pada Jumat, 8 November 2025.INDOSIAR kembali dipercaya sebagai stasiun televisi  untuk menayangkan malam Anugerah LSF 2025 untuk ketiga kalinya.

Pengumuman ini disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Senin (3/11), dihadiri oleh Ketua LSF Nurka M. Masardi, Ketua Panitia Gustaf Aulia, Direktur SCM Harsiwi Ahmad, Wakil Ketua LSF, jajaran anggota LSF, Putri Indonesia 2025 Kristal Yufie, serta sejumlah perwakilan artis.

Anugerah LSF 2025 mengusung tema “Memajukan Budaya Menonton Sesuai Usia,” sebuah tema yang dianggap relevan untuk memperkuat budaya sensor mandiri dan mendorong terciptanya tontonan yang sehat serta berkualitas.

Ketua LSF, Nurka M. Masardi, dalam sambutannya menegaskan pentingnya budaya sensor mandiri di tengah perkembangan tontonan digital yang pesat.
​”Anugerah LSF ini adalah ajang apresiasi terhadap insan pertelevisian, perfilman, dan juga kepatuhan budaya sensor mandiri. Kami ingin terus memasyarakatkan klasifikasi usia penonton kepada seluruh masyarakat Indonesia: budaya sensor mandiri, menonton sesuai usia,” ujar Masardi.

Masardi menambahkan, saat ini film dan konten tontonan telah merambah ke platform digital yang secara regulasi belum sepenuhnya terkurasi LSF. Oleh karena itu, ajang apresiasi ini diharapkan dapat meningkatkan literasi menonton masyarakat dan memajukan perfilman nasional.

Kurasi 58.415 Judul untuk 18 Kategori

​Ketua Panitia Penyelenggara Anugerah LSF 2025, Gustaf Aulia, menjelaskan bahwa proses kurasi telah dilakukan sejak awal tahun dengan total materi yang dikurasi mencapai 58.415 judul.

“Total materi yang kami kurasi dalam proses penjurian itu mencapai 58.415 judul. Dan itu semuanya mencakup ke 17 kategori, dan satu kategori khusus yaitu Lifetime Achievement,” terang Gustaf.

INDOSIAR kembali dipilih  untuk ketiga kalinya karena dinilai memiliki jangkauan pemirsa yang luas. Kolaborasi ini diharapkan dapat memastikan pesan LSF tentang budaya menonton sesuai usia tersampaikan secara maksimal.

Direktur SCM, Harsiwi Ahmad, menyatakan bahwa Indosiar merasa tertantang untuk kembali dipercaya menggarap Malam Anugerah LSF. Tantangan utama, menurutnya, adalah mengemas acara yang memiliki idealisme tinggi menjadi program yang seru dan dapat diterima oleh pasar.

​”Tantangan kami adalah bagaimana mengemas program ini memadukan antara idealisme tadi atau yang kayak berat gitu, dengan hal-hal yang market. Memadukan antara yang idealis sama market itu bukan sebuah pekerjaan yang gampang,” jelas Harsiwi.

Malam puncak Anugerah LSF 2025 akan dimeriahkan oleh sejumlah bintang terbaik tanah air, termasuk talenta muda dari Dangdut Akademi 7 (DA7), girlband Jepang Lemon, Putri Indonesia 2025 Kristal Yufie, Naila Purnama, serta artis-artis film dan sinetron ternama lainnya.

Kristal Yufie, Putri Indonesia 2025, yang turut hadir dalam konferensi pers, menyoroti pentingnya keseimbangan antara budaya sensor dengan kreativitas.

​”Harapannya budaya sensor ini juga tidak membatasi kreativitas dan juga inovasi yang diciptakan oleh berbagai pihak. Dengan adanya anugerah ini, semoga film di Indonesia bisa semakin maju, tapi bukan hanya menarik saja, tapi juga sesuai dengan etika dan norma yang memang kita miliki sebagai masyarakat Indonesia,” kata Kristal.

Malam Anugerah LSF 2025 akan disiarkan secara langsung dari Studio 5 Indosiar pada Rabu, 8 November 2025, pukul 19.00 WIB dan juga dapat disaksikan melalui layanan live streaming di Vidio.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *