Daerah  

Direktur Pencegahan BNPT Sigit Karyadi Ingatkan Instansi Pusat Adaptif dan Tak Bebani Anggaran Daerah

JD.id, Jakarta– Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Polpum) Kementerian Dalam Negeri menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Hotel Pullman Central Park, Jakarta, Kamis (15/1).

​Forum strategis ini bertujuan menyelaraskan program pemerintah daerah dengan prioritas Presiden serta visi besar Asta Cita, terutama di tengah tantangan efisiensi anggaran nasional.

Di tengah upaya sinkronisasi tersebut, Direktur Pencegahan BNPT, Brigjend TNI Sigit Karyadi, memberikan pernyataan tegas agar instansi pusat tidak menjadi beban tambahan bagi pemerintah daerah saat menjalankan tugas di wilayah.

Pesan Tegas Sigit Karyadi: Jangan Minta Dilayani

Saat ditemui awak media, Brigjen TNI Sigit Karyadi menyampaikan instruksi langsung dari pimpinan BNPT mengenai etika koordinasi. Ia menekankan bahwa kehadiran tim pusat di daerah harus didasari semangat kemandirian dan profesionalisme.

“Perintahnya dari Pak Kepala BNPT, (jajaran) masuk ke wilayah jangan ngerepotin daerah. Jadi artinya kalau untuk cantolannya, nyendernya di Kesbang Polinmas silakan, tapi jangan ngerepotin,” ujar Sigit Karyadi.

Beliau mengingatkan agar jangan sampai niat baik pusat justru berubah menjadi beban bagi daerah. “Udah kita menerima undangan, kita sudah difasilitasi, tapi kita ngerepotin. Jangan sampai apa yang kita lakukan ini merusak dari apa yang kita laksanakan kebaikan. Satu titik nilai akhirnya merusak sebelah angka, itu yang dihindari. Kita tidak minta dilayani, jangan sampai dilayani,” tegasnya.

Strategi Hadapi Efisiensi Anggaran
Menanggapi isu pengurangan Transfer Ke Daerah (TKD) yang berdampak pada operasional, Brigjen TNI Sigit Karyadi mengajak seluruh pihak untuk melakukan efisiensi dan kolaborasi lintas sektoral. Ia menyarankan agar berbagai bidang kegiatan diintegrasikan agar lebih efektif dan efisien.

“Jadi bidang-bidangnya itu jadikan satu, siapa yang memiliki kesempatan untuk melaksanakan kegiatan silakan, nanti kita aturkan dukungannya,” kata Sigit.

Sigit Karyadi juga memberikan apresiasi khusus terhadap peran vital Kesbangpol di daerah. Menurutnya, Kesbangpol adalah satu-satunya entitas daerah yang memiliki tugas paling banyak dan menyentuh semua lini, mulai dari urusan sosial, agama, hingga pengawalan generasi muda.

“Ini kegiatan paling kualitas dan ‘daging’ semuanya. Saya harap ke depan kondisi normal lagi sehingga apa yang kita lakukan terfasilitasi oleh BNPT sendiri dan kita juga pede (percaya diri) mengerjakan kegiatan-kegiatan di lapangan,” pungkasnya.

Sinergi Lintas Lembaga untuk Asta Cita

Rakornas ini turut dihadiri oleh tokoh utama Kemendagri seperti Staf Ahli Mendagri Bahtiar, Dirjen Polpum Akmal Malik, dan Sekretaris Ditjen Polpum Andi Baso Indra.

Selain Brigjen TNI Sigit Karyadi, hadir pula belasan narasumber dari Kemenkeu, Bappenas, hingga BIN untuk memastikan bahwa program prioritas Presiden dan “Asta Cita” dapat terimplementasi dengan baik di seluruh pelosok Indonesia melalui koordinasi yang bersih dan efisien antara pusat dan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *