JD.id, Jakarta — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Jakarta Timur (Jaktim) menyelenggarakan vaksinasi gratis dosis kedua pada tanggal 14-15 Agustus 2021 bertempat di SMK Sahid Jakarta, Ciracas Jakarta Timur.
Secara umum wilayah Ciracas cukup banyak sentra vaksin Covid-19 dibuka, tidak hanya ditujukan KTP DKI Jakarta saja, tapi yang domisili tetap diakomodir. Hal ini disampaikan Camat Ciracas, Mamad saat ditemui awak media, Sabtu (14/08).
“Kami berterima kasih pada DPC PDIP JakartaTimur telah membuka sentra vaksin yang kedua kalinya yang berlangsung selama 2 hari. Kemudian secara bersamaan kita berkolaborasi dengan Polsek ada Vaksin Merdeka maupun vaksin yang diselenggarakan puskesmas diseluruh sentra yang dibuka,” ujar Mamad.
Terkait jumlah target yang sudah tervaksindi wiliyah Ciracas, Ia menjelaskan bahwa sudah ada 40% yang belum tervaksin. “Secara data DKI Jakarta sudah masuk zona kuning mencapai 60% yang sudah tervaksin, sisanya 40% yang belum tervaksin terus tetap mendorong di seluruh sentra vaksin,” tuturnya.
Mengenai pemasangan stiker di rumah – rumah warga yang belum menerima vaksin Covid-19 di wilayah Ciracas, Mamad angkat bicara memang belum ada keseluruhan dilakukan . ” Saya akan koordinasikan para lurah dan Ketua RT, selaku ketua gugus Covid-19,” jelasnya.
Maka dari itu, saya menghimbau maayarakat tidak takut divaksin jenis Sinovac maupun Astrazeneca agar terlindungi dari tertularnya Covid-19 dan daya tahan tubuh menjadi lebih baik.
Dikesempatan yang sama, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Jaktim, Eko Wicakcono, Sabtu (14/08/2021), mengatakan, kebetulan vaksinasi Covid-19 memang bertepatan jelang HUT Kemerdekaan RI ke- 76 tapi juga vaksinasi tersebut merupakan kelanjutan dari sentra vaksinasi dosis pertama pada tanggal 17 – 18 Juli 2021.
” Jadi kita tidak bisa meninggalkan tugas kita , dan harus menyelesaikan sampai lengkap,” ujar Eko Wicakcono.
Terkait peserta vaksin kedua ia menjelaskan mengalami kenaikan. “Tren peningkatan di hari pertama lebih kurang 500 orang peserta vaksin.Akan tetapi setelah mengecek keinginan warga dibagian pendaftaraan akan datang beaok di hari minggu akan datang. Melihat data awal akan mencapai lebih dari 1.000 orang peserta vaksin. Nantinya akan kita koordinasikan ke puskesmas kecamatan ,”tutur Eko Wicakcono.
“Berdasarkan data yang dihimpun jumlah calon peserta vaksin yang kedua yang tercatat terdaftar melalui link hampir 95% adalah peserta dosis pertama,” ungkap Eko Wicaksono.
Eko Wicaksono menambahkan, untuk kesiapan tenaga kesehatan (nakes) berjumlah 8 orang teridiri dari 4 orang dokter dan 4 orang perawat.
“Saya himbau pada masyarakat khususnya kecamatan Ciracas, Ayo kita vaksin agar pandemi terhenti dan jangan ragu untuk divaksin,” pungkasnya.













