JD.id, Jakarta — Sepanjang 2023, serangan teror dengan kekerasan oleh jaringan terorisme tidak terjadi di Indonesia, kondisi ini mengindikasikan situasi keamanan Indonesia semakin membaik.Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) dinilai telah berhasil memutus mata rantai indoktrinasi ini. Hal tersebut menjadi salah satu faktor yang menciptakan situasi nihil aksi terorisme di Tanah Air sepanjang 2023.
Guru Besar Departemen Kriminologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP-UI) Prof. Drs. Adrianus Eliasta Meliala, M.Si., M.Sc., Ph.D. mengatakan ada banyak upaya yang telah dilakukan BNPT untuk membendung laju indoktrinasi perekrutan anggota baru.
“Jadi banyak sekali upaya BNPT untuk mengurangi proses indoktrinasi,” kata Adrianus dalam Konferensi Pers Akhir Tahun 2023 BNPT RI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/12/2023).
Guru Besar UI ini mengatakan fenomena zero terrorist attack ini merupakan buah dari hasil perjuangan berat yang telah dilakukan.
“Saya kira kita melihat ini sebagai satu resultante dari perjuangan berat sekali dari teman-teman,” katanya.
Catatan BNPT sendiri menunjukan tak ada satupun aksi teror yang meletus di Bumi Pertiwi selama 2023. Sepanjang tahun, Densus 88 juga mengamankan 148 tersangka aksi terorisme di berbagai daerah di Indonesia.
Dia juga menggarisbawahi upaya deradikalisasi yang dilakukan BNPT. Menurutnya, deradikalisasi ini masih menjadi salah satu hipotesis yang terus menerus dikejar. Dia mendorong agar seluruh praktisi yang ada di BNPT semakin berusaha agar hasil dari segala upayanya dapat terkonfirmasi.
Lebih lanjut, Adrianus juga berpesan agar semua pihak lebih mempersiapkan diri menghadapi tahun politik 2024. Pasalnya, dua dari tiga kelompok rentan terpapar radikalisme dan terorisme, yakni remaja dan perempuan, akan terlibat aktif dalam hajatan politik. Karenanya, pesan-pesan positif perlu terus digalakkan agar Pemilu yang aman dan berkualitas bisa terlaksana.
“Untuk itu maka kita perlu berikan pesan-pesan positif kepada mereka agar dalam rangka mengikuti Pemilu tersebut bisa betul-betul dengan kesadaran dan jauh dari kemungkinan terpengaruh lewat media sosial terutama, sehingga kemudian harapan kita melihat Pemilu yang bermutu bisa terealisasi,” kata dia.
Menjelang Tahun Baru dan Pemilu 2024, BNPT RI mengajak seluruh elemen bangsa dan masyarakat tetap bersatu mewujudkan Indonesia Damai, Indonesia Tanpa Kekerasan, dan Indonesia Harmoni serta dapat merayakan pesta demokrasi tahun 2024 dengan sehat, damai, dan aman,













