Parenting Moderasi Beragama, Penguat Pondasi Keluarga dalam Berkomunikasi

JD.id, Jakarta– Penerapan  Parenting moderasi beragama menjadi kunci untuk memperkuat struktur keluarga yang merupakan bagian terkecil dari sistem negara.

Dalam hal ini komunikasi jadi hal yang harus digaris bawahi dalam ruang lingkup keluarga. Berbicara ranah moderasi lebih menekankan pentingnya fungsi dialog antara orang tua dan anak.

Menurut Alwiyah Nur Syarif, Dosen Farmasi UIN Alauddin Makassar  bahwa banyak keluarga yang mengalami retak atau rusak karena kurangnya dialog di antara kedua orang tua. “Ayah, ibu, dan anak-anak kita sebenarnya memiliki komunikasi dan kolaborasi yang sangat baik ketika semuanya bisa dikondisikan,” tuturnya dalam talkshow Parenting Moderasi Beragama  di Jakarta Convention Center Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (7/1).

Menyoroti kondisi era modernisasi saat ini, Alwiyah menyatakan keprihatinannya terhadap tren di mana orang lebih cenderung terpaku pada media sosial daripada dunia nyata. Ia menegaskan bahwa kurangnya komunikasi dan perhatian dari orang tua kepada anak-anak dapat membuat hubungan menjadi renggang, bahkan jika tidak bijak, faktor digital dapat merusak ikatan keluarga.

“Moderasi beragama menjadi pondasi dan semangat untuk para orang tua dan anak-anak agar hubungan keluarga menjadi lebih baik. Moderasi beragama dengan Parenting, menekankan bahwa dalam moderasi beragama, spirit dalam mengelola rumah tangga dan mendidik anak sangat erat terkait,” ungkap Alwiyah.

Dikesempatan yang sama turut hadir sebagai narasumber selebriti tanah air Mona Ratuliu mengatakan pandangannya terkait tantangan yang dihadapi keluarga modern. Ia mengungkapkan bahwa banyak keluarga cenderung mencari bantuan dari guru atau profesional seperti psikolog ketika menghadapi masalah. Bagi Mona, yang lebih penting adalah pandangan orang tua terhadap konsultasi tersebut. Ia menekankan bahwa orang tua memiliki tanggung jawab penuh terhadap tumbuh kembang anak-anak mereka.

“Jangan hanya mengandalkan psikolog atau guru. Menjadi orang tua itu seperti menjadi murid seumur hidup. Belajar terus untuk memahami cara berkomunikasi dengan anak-anak yang berkembang, baik itu balita maupun anak yang sudah kritis,” tutur Mona Ratuliu.

Talkshow ini memberikan insight berharga tentang pentingnya komunikasi, dialog, dan pemahaman dalam keluarga. Dalam era digital yang semakin mengglobal, Talkshow Parenting Moderasi Beragama menjadi landasan untuk membentuk keluarga yang harmonis dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *