Adhi Karya Kantongi Kontrak Baru Rp 4,72 Triliun di Kuartal I-2026, Naik 131 Persen

JD.id, Jakarta – Emiten konstruksi pelat merah, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), mencatatkan performa gemilang di awal tahun 2026. Hingga Maret 2026, perseroan berhasil mengantongi nilai kontrak baru sebesar Rp 4,72 triliun.

Angka ini menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 131,5 persen secara tahunan jika dibandingkan dengan perolehan pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Corporate Secretary ADHI Karya, Rozi Sparta, mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan bukti dari konsistensi perseroan dalam menjaga tren pertumbuhan positif di tengah dinamika sektor konstruksi nasional.
“Hal itu mencerminkan kinerja perseroan yang tetap solid serta konsisten menjaga tren pertumbuhan positif di awal tahun,” ujar Rozi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/4/2026).

Berdasarkan struktur pendanaan, proyek dari pemerintah masih menjadi penopang utama perolehan kontrak baru ADHI dengan kontribusi mencapai 76 persen. Posisi berikutnya diikuti oleh proyek Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebesar 22 persen, dan proyek dari sektor swasta sebesar 2 persen.

Sementara itu, jika dilihat dari lini bisnis, sektor Engineering and Construction memberikan kontribusi dominan hingga 95 persen. Sisanya berasal dari lini bisnis properti, manufaktur, serta investasi dan konsesi.

Rozi merinci bahwa dari total kontrak tersebut, sebanyak Rp 4 triliun berasal dari proyek non-kerja sama operasi (non-joint operation), sedangkan Rp 183 miliar merupakan proyek kerja sama operasi (joint operation).

Rozi menegaskan bahwa strategi perusahaan saat ini adalah memperkuat bisnis inti di bidang konstruksi. Menurutnya, fokus pada kualitas bisnis secara menyeluruh menjadi kunci ADHI dalam menangkap peluang proyek strategis.
“ADHI Karya mampu menjaga kinerja positif di tengah tantangan industri sekaligus memperkuat daya saing perusahaan. Kami optimistis dapat menjaga pertumbuhan berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional,” lanjut Rozi.

Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan usaha yang sehat dan memastikan setiap proyek yang dijalankan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta mendukung percepatan infrastruktur di Indonesia.

Beberapa proyek besar yang berhasil diraih ADHI Karya hingga Maret 2026 meliputi:
●  Penanganan Tanggap Darurat di Aceh dan Sumatera Utara.
● CWC-4I Cimanuk River and Dyke Improvement di Indramayu (Paket 2).
● Pembangunan/Renovasi RSUD Kabupaten Muna Barat.
● Tol Sigli – Seulimeum Seksi 1 Padang Tiji.

●Pembangunan On/Off Ramp Pattimura pada Jalan Tol Semarang-Solo.

Raihan proyek-proyek ini semakin memperkokoh posisi ADHI sebagai salah satu pemain utama konstruksi nasional dengan kompetensi di berbagai sektor pembangunan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *