Jakarta – Di tengah terpaan pandemi Covid-19 secara global, pegiat UMKM tetap optimis dan terus berdaya-saing di pasar domestik dan global.
Hal tersebut juga dilakukan brand Alysa by Olive yang pangsa pasarnya sudah sampai ke negara Singapura dan Malaysia. Sat ini hadir dan turut serta bergabung diajang Muffest 2021, dengan membuka stand yang berlangsung mulai dari tanggal 18 – 28 Maret 2021 di Kota Kasablanka, Jakarta.
Olive owner sekaligus desainer dari Brand Alysa menceritakan, keunggulan dari desain yang diciptakannya lebih mengutamakan kenyamanan saat dipakai dalam beribadah dan juga kualitas pastinya juga memberikan gaya penampilan berbeda bagi pemakai.
“Saya lebih mengutamakan motif mukena Alysa tak seperti kebanyakan mukena di pasaran,” ujar Olive saat ditemui awak media pada hari Jumat (19/03).
lanjutnya, mukena khas Alysa yang berdiri sejak 2014 ini memiliki paduan rendra yang cantik ini tidak memiliki warna pada umumnya yang monoton seperti putih atau hitam polos, akan tetapi lebih banyak bermain warna.
Bahkan untuk memenuhi kebutuhan perempuan berhijab, ia juga membuat model mukena resleting.
Selain itu mukena Alysa juga bisa dilipat menjadi lebih kecil agar mudah selalu ada di dalam tas, dan bisa di bawa ke mana saja. “Namanya traveling mini. Bahkan ada sejadah mini juga” tuturnya.
Terkait produksi mukena Alysa yang menggunakan bahan katun sutra, viskose premium, armani slik setiap kali motif baru diluncurkan selalu limited edition.
” Untuk satu motif hanya mengeluarkan 20 buah,” ungkapnya.
Olive berharap dengan mengikuti ajang kali ini agar semakin banyak dikenal brand Alysa by Olive oleh pelanggan baru dan seluruh masyarakat.
“Karena kita Alhamdulliah, customer kita kalau sudah beli satu kali pasti repeat order terus,” tungkasnya.













