Komunitas Genggam Tangan Indonesia Gelar Diskusi Terkait Kriteria Calon Menteri di Pemerintahan Prabowo-Gibran

JD.id, Jakarta— Komunitas Genggam Tangan Indonesia yang mengadakan acara diskusi dalam bincang sore di RJ2 (Rumah Juang Relawan Jokowi)  hari Rabu, (08/5) dengan tema besar Profesional Jujur dan Merakyat Menuju Indonesia Emas 2045, dengan sub tema “Menuju Kabinet dan Kepala Daerah yang Profesional, Jujur dan Merakyat.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. Muhammad Qodari, S Psi., M.A. pengamat pokik dan peneliti Indonesia dan Ketua Umum Solidaritas Merah Puth (Soimet), Sitfester Matutina dengan moderator Bapak Heru Budi Wasesa,SE., M Si, Han (Direktur Pusat kajian Anti Korupsi (PUKAT) Universitas Patria Artha yang juga Ketua Dewan Penasehat ARENAS 08.

Acara diskusi ini bukan kali pertama yang diadakan oleh Komunitas Genggam Tangan Indonesia yang diinisiasi oleh Cahaya Razak Ketua Umum CAKEP.,

Adapun tahun sebelumnya ada beberapa episode diskusi “Indonesia Mencari Pemimpin”. KRAy Intan Dewi Rumbinang Ketua Umum ARENAS 08 didaulat sebagai
Koordinator acara Bincang Sore yang didukung oleh Pembina ARENAS O8 Dra.Urfiah Syanty Msi dan sebagai Penanggung Jawab acara sekakgus Penasihat Utje Gustaaf Patty Ketua Umum BaraJP, Panitia pada sesi Bincang Sore Komunitas Genggam Tangan Indonesia kali ini adalah gabungan organ relawan yang bergabung di RJ2 yaitu : BARAJP, CAKEP, ARENAS 08, GERINDO, TIM 7 JOKOWI, Barisan Motor Gibran.

Poin utama dari acara ini adalah untuk menggali kriteria calon-calon yang akan duduk di kabinet dan kepala daerah yang diinginkan oleh rakyat yang Profesional, Jujur dan Merakyat.

Dr. Muhammad qodari, S. Psi., M.A. sebagai pembicara pertama membuka bincang sore dengan aspek-aspek yang menjadi kunci bagi Indonesia Maju, ada 5 item pertama pembangunan infra struktur, ke dua Hilirisasi, ketiga digitalisasi, ke empat adalah pembangunan SDM Pendidikan, Kesehatan, Pembukaan Lapangan Kerja dan aspek-aspek penggunaan SDM yang lain, ke lima adalah Pembangunan IKN ibu kota negara nusantara. itu adalah rumusan-rumusan yang diletakkan oleh pak Jokowi, perlu keberanian perlu niat yang sangat kuat untuk berani melaksanakan lima hal tersebut dan pada detik itu saya mau menyebut pak Jokowi sebagai Lie Kwan Yu nya Indonesia.

Lie Kwan Yu itu tokoh yang mampu mengubah pulau Singapura dari pulau kosong menjadi sebuah negara maju
tanpa sumber daya alam tapi bisa sangat berpengaruh dalam konstalasi ekonomi dunia. ujar Dr. Muhammad Qodari

Silferster Matutina mengatakan dalam narasumbernya mengatakan bahwa pertemuannya dengan pak Jokowi di istana bogor dimana saya fokuskan bicara tentang Relawan, oleh karena Relawan kita ini harus terus utama mendampingi Prabowo & Gibran termasuk mas Kaesang tentunya, Yang kedua teman-teman ini harus sejahtera, jadi bukan hanya ketua Relawan tapi anggotanya juga harus sejahtera.
Dalam hal ini relawan sangat di hargai sangat di apresiasi oleh pak jokowi, masgibran dan pak prabowo dan sangat menhargai slogan sekali putaran dan lanjut kan.

Dalam perjuangan ini kita sudah saling melengkapi dan selalu jadi pemenang.
Kita harus tau kesulitan para relawan maka sy himbau kepada pak presiden jangan lah lupa kepada para relawan karna sudah berjuang dari awal sampai pak prabowo menang. Ujar Silfester .

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *