Film  

Lobang Buaya Tayang Serentak 1 Oktober 2026

Jd.id, JAKARTA — Sutradara Hanung Bramantyo siap menyapa pecinta film Indonesia lewat karya terbarunya berjudul Lobang Buaya. Film horor-misteri berlatar fiksi sejarah ini dijadwalkan tayang serentak di seluruh jaringan bioskop Indonesia mulai 1 Oktober 2026.

Kolaborasi antara Adhya Pictures dan Dapur Film ini resmi diperkenalkan dalam ajang Gala Premiere di Epicentrum XXI, Jakarta. Acara tersebut turut dihadiri jajaran pemeran utama seperti Baskara Mahendra, Carissa Perusset, Anya Zen, hingga aktor senior Mathias Muchus.

Mengambil latar waktu satu tahun sebelum meletusnya peristiwa 1965, Lobang Buaya menceritakan perjuangan Letnan Soegeng (Baskara Mahendra), seorang perwira muda yang dikirim ke Desa Lobang Buaya. Ia bertugas mengusut kasus pembunuhan berantai terhadap para tokoh berpengaruh di desa tersebut.

Kengerian bermula saat ditemukannya pola pembantaian yang selalu terjadi tepat pada tanggal 30 setiap bulannya. Penyelidikan Soegeng diwarnai teka-teki rumit karena seluruh warga dan pejabat lokal tampak menyimpan rahasia kelam.

Pemeran utama Baskara Mahendra mengaku sempat terkecoh saat pertama kali membaca naskah cerita.

“Di film ini saya harus bermain peran di latar yang tidak familiar dengan saya, yaitu Indonesia tahun 1960-an, dan mengikuti investigasi Soegeng dengan banyaknya plot twist… bahkan saya yang ikut main filmnya nggak bisa nebak siapa dalangnya,” ujar Baskara.

Penggunaan genre horor untuk film berlatar sejarah sensitif sempat memicu perhatian publik. Menanggapi hal itu, Hanung Bramantyo menegaskan bahwa film ini murni sebuah karya fiksi yang memanfaatkan peristiwa sejarah sebagai latar pembangun narasi, bukan untuk menceritakan kembali tragedi 1965.

“Horor dalam film ini ditegaskan bukan cara sang pembuat film melihat korban tragedi 1965, melainkan sebuah bahasa untuk menggambarkan dendam dan trauma dari sebuah kejahatan yang terjadi dalam dunia fiksi film tersebut,” terang Hanung.

Ia menambahkan bahwa batasan antara cerita fiksi dan realitas sejarah tetap dijaga dengan penuh tanggung jawab.

“Saya membuat film ini bukan untuk menertawakan tragedi. Saya membuatnya untuk bercerita tentang bagaimana dendam dan kekuasaan dapat meninggalkan teror yang jauh lebih panjang daripada kehidupan orang-orang yang menciptakannya,” tegasnya.

Film Lobang Buaya menjanjikan permainan psikologis yang mematahkan berbagai spekulasi dan teori konspirasi yang beredar di media sosial dari tayangan trailer-nya. Penjualan tiket presale telah dibuka untuk penayangan perdana di bioskop XXI, CGV, Cinepolis, dan jaringan bioskop lainnya di Indonesia mulai 1 Oktober 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *