Jakarta — Sersan Dua (Serda) Aprilia Santini Manganang akhirnya resmi mengganti nama menjadi Aprilio Perkasa Manganang, sekaligus merubah status kelamin yang sebelumnya perempuan menjadi laki-laki.
Putusan tersebut sah berdasarkan putusan pengadilan, bahwasanya majelis hakim melalui persidangan mengabulkan permohonan pemohon untuk seluruhnya.
Sidang yang dihadirkan secara hybrid
atau campuran antara bertemu secara fisik dan virtual ini diadakan di dua tempat yaitu kuasa hukum dan saksi yang dapat hadir secara fisik di Pengadilan Negeri Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara dan pemohon yang didampingi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa bersama istrinya, Hetty Andika Perkasa hadir secara virtual di Markas Besar TNI AD, Jl. Veteran no. 5, Jakarta Pusat.
Kedepannya, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa, berencana menempatkan Serda TNI Aprilio Perkasa Manganang atau Lanang di Satuan Perbekalan dan Angkutan TNI AD.
“Di seksi perbekalaan itu tugasnya antara lain menyiapkan makanan memasak. Dan itu bukan tugas perempuan saja. Banyak prajurit TNI AD pria yang bertugas di situ. Kebetulan Lanang ini sejak kecil oleh mamanya dididik untuk masak. Sehingga masaknya ini jago, dan ini natural,” ujar Andika saat konferensi pers di Mabesad Jakarta, pada Jumat (19/3).
Andika menilai Lanang memiliki potensi di bidang pekerjaan yang bersifat praktik. Untuk itu menurut Andika akan lebih pas jika Lanang, misalnya, menjadi juru masak di Satuan Perbekalan dan Angkutan.
Hal itu, kata Andika, didukung pengalaman Lanang yang telah dididik sejak kecil oleh ibunya untuk memasak.
Oleh karena itu Andika yakin Lanang akan bisa menjadi tentara TNI AD yang bisa memiliki kemampuan setingkat chef di satuan tersebut.
“Sehingga dengan potensi cepat belajar. Saya yakin suatu saat dia bisa menjadi prajurit perbekalan angkatan darat yang mungkin levelnya seperti chef,” pungkasnya.













