Jakarta, Jj.id — Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Jakarta Barat mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) secara mandiri untuk 460 anggota FKDM tingkat Kecamatan dan Kelurahan se-Jakarta Barat.
Peserta yang mengikuti kegiatan ini dilakukan secara bergilir yang berlangsung selama 5 hari mulai dari tanggal 22 – 26 maret 2021 bertempat di gedung Walikota Jakarta Barat.
Adapun kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan, yang disampaikan secara virtual pada saat acara pembukaan Bimtek yang dilaksanana di gedung Walikota Jakarta Barat, Senin (22/03).
“Kami Pemprov DKI Jakarta mengapresiasi atas kegiatan Bimbingan Teknis bagi seluruh anggota FKDM Kota Administrasi Jakarta Barat, seperti kita ketahui tujuan kegiatan ini dalam rangka membantu program pemerintah untuk mensosialisasikan peraturan-peraturan daerah yang saat ini berlaku, agar bisa meningkatkan kewaspadaan dini dalam segala aspek. Sehingga masyarakat lebih tenteram, lebih aman, lebih tenang dan Insya Allah lebih sejahtera.” ungkap orang nomor satu di DKI Jakarta.
“Semoga seluruh peserta Bimtek mandiri ini dapat meningkatkan kualitas diri, sebagai mitra pemerintah terkait kegiatan dan kebijakan yang positif khususnya di dalam kewaspadaan,” ujarnya.
Dikesempatan yang sama, Wakil Walikota Kota Administrasi Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Bimtek ini dalam rangka memantapkan tugas dan fungsi FKDM di Jakarta Barat.
“Dalam rangka memantapkan tugas dan fungsi FKDM di Jakarta Barat diadakan Bimtek Mandiri, ini adalah berkat inisiatip dari Ketua FKDM Kota Jakarta Barat kerjasama dengan Ketua FKDM Provinsi DKI Jakarta yang dilakukan selama 5 (lima) hari,” jelasnya.
Sedangkan, Ketua FKDM Kota Jakarta Barat Iswadi, SE menerangkan, tujuan Bimtek juga dalam rangka cegah dini dan deteksi dini ATHG di wilayah Jakarta Barat.
“Tujuan dari diadakannya Bimtek mandiri ini adalah supaya teman-teman FKDM di kecamatan dan kelurahan memahami tupoksi FKDM dalam rangka cegah dini dan deteksi dini ATHG di wilayah kerja masing-masing dan juga menjadi katalisator program-program dari pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” terangnya.
Melalui kegiatan ini, FKDM Kota Jakarta Barat membuat 1 (satu) buku pedoman tata laksana FKDM Jakarta Barat dan melahirkan sebuah aplikasi pelaporan yang rencananya akan di gunakan oleh FKDM se-DKI Jakarta.
Aplikasi pelaporan tersebut sudah mendapatkan persetujuan oleh Kepala Badan Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta dan juga Ketua FKDM Provinsi DKI Jakarta yang rencananya dalam waktu dekat ini akan dilakukan launcing terkait aplikasi tersebut.
Pada acara pembukaan bimtek FKDM se-Jakarta Barat ini dibuka oleh Wakil Walikota Kota Administrasi Jakarta barat yang dihadiri Kaban Kesbangpol Prov DKI Jakarta, Ketua FKDM DKI Jakarta beserta Sekretaris dan juga pengurus, Asisten Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Barat, Kepala Suku Badan Kesbangpol Kota Administrasi Jakarta Barat, Camat se-Jakarta Barat dan Ketua- ketua FKDM Kecamatan serta Kelurahan se-Jakarta Barat.













