JD.id, Jakarta– Plt Ketua DPC Partai Demokrat, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Jootje F. Koagow, S.P menyampaikan dukungan terhadap Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) maju kembali sebagai ketua umum Demokrat periode 2025-2030.
“Jadi kita sepakat semua, berbicara mewakili daerah Sulawesi Utara, agar kepemimpinan AHY dilanjutkan sebagai Ketua Umum Demokrat periode 2025-2030,” kata Otje saat ditemui awak media , di Ritz Carton, Jakarta, Selasa (25/02).
Adapun keputusan yang sudah disepakati bersama ini oleh banyak pihak, maka langkah selanjutnya adalah memastikan bahwa semua pihak dapat mendukung dan bekerja sama untuk mencapai tujuan tersebut, serta menyusun strategi untuk menjaga konsolidasi / memperteguh partai ke depan.
” Terlebih teringat saat AHY saat menjadi Menteri ATR/BPN kinerjanya sangat cepat untuk memastikan program mempercepat mengurus lahan relokasi korban terdampak erupsi Gunung Ruang, Sulawesi Utara. Dalam waktu 6 bulan sudah terlihat menjadi kota kecil yang tertata,” ujar Otje.
Kebutuhan Infrastruktur
Kebutuhan ketersediaan infrastruktur dalam rangka upaya peningkatan perekonomian, mendominasi aspirasi masyarakat Bolaang Mongondow, Hal ini juga disampaikan Otje F. Koagow, karena adanya pemekaran Bolaang Mongondow Raya yang akan mencakup 39 kecamatan dari 171 kecamatan yang ada di Sulawesi Utara serta 504 desa/kelurahan dari 1.840 desa/kelurahan. Hal ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan ekonomi dan pemerintahan di wilayah tersebut
Otje juga menekankan, Bolaang Mongondow, perlu ditingkatkan kembali industri pariwisata, karena potensi alam dan budaya yang dimiliki daerah ini sangat besar. Keindahan alam seperti pantai, pegunungan, dan danau, serta kekayaan budaya yang unik, dapat menarik wisatawan domestik dan mancanegara.
“Kita kan daerah pesisir, dengan panjang garis pantai sekitar 300 km, Bolaang Mongondow memang memiliki banyak potensi wisata pesisir yang bisa dikembangkan,” tutur Otje.
Dengan pengembangan infrastruktur pariwisata seperti penginapan, restoran, dan fasilitas pendukung lainnya bisa menarik lebih banyak wisatawan, baik lokal maupun internasional. Dengan strategi pemasaran yang tepat, daerah pesisir ini bisa menjadi salah satu destinasi wisata utama yang mendukung perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Kekayaan Sumber Daya Alam
Bolaang Mongondow memang kaya akan sumber daya alam, termasuk potensi tambang yang cukup besar. Daerah ini dikenal dengan cadangan mineral seperti emas, nikel, dan batu bara yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Potensi kekayaan alam ini bisa menjadi salah satu sektor penggerak utama perekonomian daerah.
“Kita ingin pengelolan tambang tidak hanya oleh perusahaan, tapi juga dikelola masyarakat melalui BUMDES atau koperasi. Hal ini agar tidak ada yang konflik,” tungkas Otje
Namun, untuk mengoptimalkan potensi tambang ini, penting bagi daerah untuk mengelola sumber daya alam dengan bijak. Pengelolaan tambang yang ramah lingkungan dan berkelanjutan akan sangat penting agar dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat bisa diminimalkan. Selain itu, keuntungan dari sektor tambang juga bisa digunakan untuk mendukung pengembangan sektor lain, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Dengan adanya keseimbangan antara pengelolaan tambang dan pengembangan pariwisata, Bolaang Mongondow memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi daerah yang makmur dan berkelanjutan.













