JOURNALDJAKARTA.id– Menyikapi perkembangan soal test wawasan kebangsaan yang dihadapi saat ini oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), maka dari itu Forum mahasiswa merah putih, menggelar dialog nasional dengan mengangkat tema “Mengkaji TWK demi Menjaga Kinerja KPK”.
Kegiatan ini dihadiri oleh narasumber yakni, Pakar Hukum Tata Negara Irwan Suhanto, Pegiat Anti Korupsi Husnul Jamil, Direktur Eksekutif LBH Merdeka Ismail Namsa, Direktur Bakornas LKBHMI- PB HMI Abd. R. Rorano S Abubakar, Aktifis Pergerakan Rizky Tuanany , Founder Murabal Institute Syihan Hirzan dan lebih kurang 100 perwakilan mahasiswa yang berada di Jakarta.
Ketua Panitia Pelaksana Edy Faturahman mengatakan seperti yang sudah kita ketahui bersama, memang saat ini banyak pro dan kontra mengenai isu KPK. Dengan adanya kegiatan dialog nasional diharapkan rekan – rekan mahasiswa menyingkapi polemik ini tidak hanya memandang dari satu sudut pandang saja.
” Kita mau kupas tuntas apa saja dan siapa saja yang salah dalam isu yang beredar mengenai KPK pada hari ini,” kata Edy saat ditemui awak media usai acara, di Gedung Juang 45, Jakarta Sabtu sore, (5/6).
Lebih lanjut Edy mengatakan, dengan dialog nasional ini akan ada pandangannya yang dapat disampaikan dan melihat isu ini lebih objektif lagi.
“Terutama terkait pemecatan 51 orang pegawai KPK, yang tidak sesuai dengan SOP. Saya mau teman – teman mahasiwa melihat bahwa ini sudah sesuai dengan prosedurnya, bahwa tidak mungkin orang – orang yang bekerja di internal KPK melakukan tindakan – tindakan yang sembrono dan tebang pilih bahwa ini orang – orang yang susah dibina ,lalu mereka keluarkan dari internal KPK,” ujar Edy.
“Saya yakin orang – orang yang ada didalam KPK memiliki integritas dan tidak tebang pilih,” tegasnya.
Mengenai langkah selanjutnya Forum Mahasiswa Merah Putih akan menyampaikan hasil dialog nasional ini pada KPK, yang diharapkan guna memberikan sumbangsih kepada KPK.
” Berharap KPK lebih berani dan jujur memberantas korupsi di Indonesia, ” pungkasnya.













