Wuling Perkuat Penetrasi Kendaraan Niaga Listrik lewat Ekosistem Mitra EV

JD.id, Jakarta — Wuling Motors (Wuling) mengukuhkan posisinya di pasar kendaraan komersial nasional dengan membawa lini produk berbasis listrik dan konvensional dalam ajang GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2026.

Melalui model Mitra EV dan Formo Max, produsen asal Tiongkok ini menyasar efisiensi operasional pelaku usaha di tengah tren transisi energi.

Dalam pameran yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, 8–11 April 2026, Wuling memfokuskan tampilan pada fleksibilitas karoseri. Langkah ini diambil untuk membuktikan bahwa kendaraan listrik niaga kini telah siap mengemban tugas berat di berbagai sektor, mulai dari logistik hingga layanan medis.

“Wuling menawarkan dua lini kendaraan komersial yang adaptif terhadap kebutuhan bisnis di Indonesia. Formo Max hadir sebagai solusi niaga ringan yang praktis, sementara Mitra EV menjadi jawaban untuk sektor bisnis yang memerlukan fleksibilitas kendaraan listrik,” ujar Aditya Triananto, Fleet & Commercial Vehicle Sales Manager Wuling Motors, Rabu (8/4).

Sektor logistik dan transportasi publik menjadi sorotan utama dalam stan Wuling tahun ini. Mitra EV, yang baru diperkenalkan pada 2025, ditampilkan dalam berbagai fungsi karoseri hasil kolaborasi strategis. Salah satunya adalah unit logistik hasil kerja sama dengan JNE, serta prototipe kendaraan transportasi publik dalam bentuk Mikrotrans.

Secara teknis, Mitra EV dirancang untuk menekan biaya operasional melalui dua pilihan jarak tempuh, yaitu 300 km (Long Range) dan 400 km (Premium Range) berdasarkan standar CLTC. Dengan kapasitas kargo mencapai 6,5 m3 dan fitur pengisian daya cepat (fast charging), kendaraan ini diproyeksikan mampu menjaga ritme distribusi logistik last-mile di area perkotaan tanpa terkendala durasi pengisian daya yang lama.

Kemudahan akses juga diperhatikan melalui penggunaan dua pintu geser (sliding door), yang mempermudah proses bongkar muat barang di ruang terbatas.

Di segmen konvensional, Wuling tetap mengandalkan Formo Max yang diluncurkan sejak 2023. Mengusung aspek “Enteng Bikin Untung”, pikap ini menekankan pada kapasitas bak yang luas di kelasnya serta kemudahan perawatan berkala.

Efisiensi bahan bakar dan radius putar yang mumpuni menjadi variabel kunci bagi pelaku UMKM dalam memilih Formo Max sebagai tulang punggung distribusi harian.

Guna mempercepat adopsi kendaraan niaga listrik, Wuling menyediakan fasilitas test drive Mitra EV bagi para pengunjung pameran. Langkah ini bertujuan memberikan bukti langsung mengenai performa torsi instan khas motor listrik yang sangat dibutuhkan kendaraan pengangkut beban.

Selama ajang GIICOMVEC 2026, Wuling juga menawarkan skema insentif berupa program Lucky Dip bagi konsumen yang melakukan pemesanan unit di lokasi. Hadiah yang disiapkan mulai dari perangkat elektronik hingga saldo dompet digital senilai Rp 1 juta, sebagai stimulan bagi pelaku usaha untuk memperbarui armada mereka.

Kehadiran Wuling di segmen komersial ini menandakan persaingan yang semakin kompetitif di pasar kendaraan niaga ringan Indonesia, di mana parameter pemilihan kendaraan kini tidak hanya terbatas pada harga beli, tetapi juga pada total biaya kepemilikan (total cost of ownership) dan keramahan lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *