JD.id, Jakarta — Di tengah semarak Indonesia Fashion Week (IFW) 2025, brand lokal asal Bandung, Cekhas, menandai debutnya dengan membuka booth eksklusifnya dengan memperkenalkan secara langsung kepada publik mode ibu kota. Meski belum tampil di runway, kehadiran Cekhas menjadi penanda penting perjalanan mereka sebagai label fashion lokal yang semakin berkembang.

Didirikan tahun 2018, Cekhas lahir dari semangat untuk memperkenalkan sepatu dan tas handmade ke pasar yang lebih luas. Di balik setiap produknya, terdapat kisah pemberdayaan para pengrajin di Cibaduyut kawasan legendaris di Bandung yang sejak lama dikenal sebagai pusat industri sepatu lokal. Tak hanya sekadar label fashion, Cekhas adalah gerakan kecil yang memperjuangkan nilai-nilai lokalitas di tengah derasnya arus tren global.
“Kami ingin setiap produk kami terasa dekat, bukan hanya karena desainnya yang cocok untuk keseharian perempuan aktif, tapi juga karena mereka tahu siapa yang membuatnya,” ujar Shani, Marketing Komunikasi Cekhas, Rabu (28/05).
Meski bermula dari lini footwear, tahun ini Cekhas memperluas visinya dengan menghadirkan tas, pakaian, dan aksesoris. Menariknya, produk tas dan sepatu dari Cekhas dirancang dengan pendekatan desain yang berbeda, disesuaikan dengan kebutuhan fungsi dan gaya pemakainya. Tas-tasnya tampil minimalis dan “versatile”, sementara sepatunya dikenal karena kenyamanan dan bentuk yang cocok untuk aktivitas harian perempuan pekerja.
Palet warna netral seperti hitam dan juga
wood yang kini menjadi salah satu pilihan favorit dan best seller di koleksi sepatu dan tas Cekhas dan tetap menjadi identitas kuat brand ini. Koleksi-koleksi tersebut kini bisa dinikmati tidak hanya secara visual, tapi juga langsung dicoba oleh pengunjung di booth Cekhas selama IFW berlangsung pada 28 Mei hingga 1 Juni 2025 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan.
Dari sisi harga, Cekhas menawarkan produk tas dan sepatu diajang IFW 2025, dengan range harga yang terjangkau namun tetap berkualitas, yakni mulai dari Rp250.000 hingga Rp350.000, tergantung kategori produk. Kombinasi desain modern, kenyamanan, dan harga yang ramah menjadikan Cekhas pilihan cerdas untuk perempuan urban.
Meski baru memiliki toko fisik di Bandung, Cekhas telah membangun kehadiran digital yang kuat lewat kanal e-commerce seperti Shopee, TikTok Shop, Lazada, Tokopedia, dan situs resminya. Jakarta menjadi pasar terbesar mereka saat ini, berkat strategi distribusi online yang efektif dan desain produk yang relevan.
“Bagi kami, bisa hadir di IFW, meski dalam bentuk booth, adalah tonggak penting. Ini bukan hanya tentang memamerkan produk, tapi tentang memperkenalkan cerita kami kepada lebih banyak perempuan Indonesia,” tutup Shani.
Dengan semangat untuk terus bertumbuh tanpa kehilangan akar lokalnya, Cekhas membuktikan bahwa brand lokal pun mampu tampil stylish, relevan, dan menyentuh hati menyulam gaya dan makna dalam setiap langkah.













