Gelaran Indo Leather & Footwear Expo 2024, Krista Exhibitions Libatkan 350 Perserta

JD.id, Jakarta — Indo Leather & Footwear Expo 2024 resmi dibuka oleh Menteri Perdagangan Republik Indonesia, DR. (H.C). Zulkifli Hasan, S.E., M.M.

Pameran bertaraf Internasional dalam bidang Sepatu, Kulit, dan menjadi pameran ke-17 yang diselenggarakan oleh Krista Exhibitions berlangsung hari 31 Juli hingga 2 Agustus 2024 di JIExpo Kemayoran.

Mendag menyampaikan bahwa industri alas kaki Indonesia masih berpeluang besar untuk menguasai pangsa pasar global. Hal tersebut mengingat tren pertumbuhan ekspor produk alas kaki Indonesia ke dunia cukup positif, yaitu sebesar 17,08% selama 5 tahun terakhir (2019-2023) dengan keunggulan komparatif dari sisi tenaga kerja yang terampil, dan bahan baku yang berkelanjutan.

Permintaan pasar global terhadap produk kulit dan alas kaki masih cukup menjanjikan di mana permintaan dunia untuk kedua produk tersebut trennya menunjukkan angka yang positif, yaitu sebesar 4,59% untuk kulit dan produk kulit dan 5,18% untuk alas kaki. Pendapatan masing-masing produk juga tumbuh sebesar 3,45% untuk alas kaki dan 1,63% untuk produk kulit selama 5 tahun ke depan (2024-2028).

Beliau berharap, pelaku usaha alas kaki dan produk kulit Indonesia dapat terus memanfaatkan berbagai pameran dagang dalam dan luar negeri. Kementerian Perdagangan terus mendukung pelaku usaha alas kaki dan produk kulit Indonesia melalui berbagai upaya, seperti promosi dagang, misi dagang, percepatan perjanjian dagang dalam rangka akses pasar ke negara mitra, pengembangan produk kulit dalam rangka peningkatan daya saing ekspor, serta melindungi produk dalam negeri.

Dikesempatan yang sama, CEO Krista Exhibitions Daud D Salim mengungkapkan, pameran ILF 2023 kali ini melibatkan 350 peserta diantaranya 70 UMKM yang berasal dari 9 negara antara lain : India, Italia, China, Korea, Taiwan, Japan, Singapore, Indonesia dan Perancis.

”Penyelenggaraan pameran ILF 2024 adalah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi pada usaha industri manufaktur kulit dan alas kaki, yang telah mengalami peningkatan yang positif dan diharapkan kegiatan pameran ILF 2024 meningkatkan efesiensi dalam industri manufaktur kulit dan alas kaki dalam membantu pelaku bisnis mengoptimalkan proses produksi, menghasilkan produk kulit berkualitas, dan mengenalkan inovasi atau trend fashion kulit saat ini” ujar Daud D Salim.

Krista Exhibitions menarget sebanyak 10.000 pengunjung dari berbagai negara dan Pameran ini diikuti oleh berbagai pelaku usaha dari para supplier dari industri: alas kaki (sepatu fashion, sandal, flat Shoes, boots untuk pria dan wanita, dan lainnya), kulit (kulit untuk sepatu,fashion, mebel, kulit exotic, dan kulit untuk accessories), garmen dan tekstil, teknologi manufaktur dan jasa produksi, berbagai mesin pengolahan bahan baku dan juga sneakers.

Pada pameran ILF 2024 tidak hanya menampilkan kegiatan Fashion Show dan Workshop, terdapat kegiatan menarik lainnya yang tak kalah seru, seperti Talk Show yang dibawakan oleh Ibu Poppy Dharsono dengan tema “Perkembangan Trend, Design dan Warna Produk Industri Kulit Indonesia”, Talk Show oleh Istituto Di Moda Burgo dengan tema “Launching Buku Jenny Kansil”, Fashion show dari koleksi ibu Poppy Darsono dengan tema “ Exclusive Collection Poppy Dharsono Casual Looks”.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *