Berita  

Hilda Kusuma Dewi Tak Layak Jadi Anggota DPRD Provonsi DKI Jakarta

JD.id, Jakarta — Pemilu 2024 sudah selesai , tapi jutaan rakyat Indonesia kecewa , karena banyak kecurangan dimana mana .

Ini bukan bicara menang ataupun kalah , rakyak butuh keadilan dan kebenaran harus ditegakan . Maka pada Sabtu 23 Maret 2024 di kawasan Kemayoran Jakarta Pusat , beberapa awak media telah mewawancarai Harry Amiruddin Selaku Ketua Yayasan Forum Komunikasi Antar Media (FORKAM) .

Dalam komentarnya Harry mengatakan : Memang benar terjadi kecurangan dimana mana , semua bisa diatur asal ada duitnya .

“Kami banyak sekali temuan-temuan dan mempunyai data , salah satunya di Cengkareng ada 158 TPS telah terjadi dugaan penggelumbungan suara yang mencapai 2.033 suara , untuk Caleg Hilda Kusuma Dewi di Dapil 9 Jakarta .” Ungkap Harry.

Harry menambahkan, “Ini ada dugaan dilakukan oleh oknum PPK , KPUD dan Bawaslu , kami coba konfirmasi di hotel Santika , tapi tidak ada yang mau . Ada ketua DPC PDI Perjuangan Jakarta Barat Lauw Siegvrieda pada saat ini , kami bertanya padanya , jawabnya kata Siegvrieda sudah beres gak ada masalah lagi . Lalu beberapa wartawan berusaha juga mengejar dan konfirmasi pada Hilda Kusuma Dewi , dia gak mau kasih komentar juga , malah lari lari bersama suami dan kawan kawannya .”

“Apa layak seorang Caleg takut pada wartawan?. Belum jadi saja sudah sombong , bagaimana kalau sudah duduk di DPRD DKI Jakarta . Kami sudah laporkan ke DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta dan Mahkamah Partai PDI Perjuangan .” Ujar harry.

“Semoga penggelembungan atau jual beli suara yang dilakukan Hilda KD , dapat diproses sesuai aturan yg berlaku . Kalau benar salah mohon Hilda KD didiskualifikasi dan diganti dengan Caleg dibawahnya sebelum dilantik . Tolong Mahkamah Partai PDI Perjuangan , jangan lambat cara kerjanya . Kami sebagai rakyat dan sosial kontrol butuh keadilan dan kebenaran ,” tegas Harry A.( Rahmalia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *