Ketua DPD Gerakan Rakyat Kota Dumai Kimlan Antoni: Penegakan Hukum Makin Parah, Hanya Sosok Ini yang Bisa Ubah Nasib Bangsa

JD.id, Jakarta – Organisasi Gerakan Rakyat (GR) resmi menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I di Hotel Aryaduta, Jakarta, Sabtu (17/1/2026).

Forum perdana ini menjadi ajang konsolidasi sekaligus wadah bagi pengurus daerah untuk menyampaikan aspirasi mengenai arah kepemimpinan nasional menuju tahun 2029.

Salah satu poin menonjol dalam pertemuan tersebut adalah kuatnya dorongan dari daerah agar Anies Baswedan kembali maju dalam kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) mendatang.

Harapan Perubahan dari Daerah
Ketua DPD Gerakan Rakyat Kota Dumai, Riau, Kimlan Antoni S.H., menyatakan bahwa Rakernas ini merupakan momentum krusial untuk menyuarakan keresahan masyarakat di tingkat akar rumput. Menurutnya, Gerakan Rakyat hadir sebagai motor perubahan atas sistem tata kelola negara saat ini.

“Gerakan Rakyat ini adalah gerakan perubahan, yaitu untuk mengubah sistem dan pengelolaan bangsa dan negara ini. Harapan kita, tokoh inspiratif kita Bapak Anies Baswedan bisa berkompetisi dan memenangkan kursi presiden di 2029,” ujar Antoni saat ditemui di sela-sela acara Rakernas GR.

Antoni menilai, kondisi sosial dan hukum di Indonesia saat ini memicu keluhan di tengah masyarakat. Ia menyoroti penegakan hukum dan rasa keadilan yang dianggap belum sesuai harapan, bahkan cenderung memburuk.

Lebih lanjut, Antoni mengungkapkan pandangannya mengenai hambatan dalam pemberantasan praktik ilegal atau “mafia” di pemerintahan. Ia berpendapat bahwa pemimpin masa depan haruslah sosok yang bersih dari beban masa lalu.

“Pemimpin nasional saat ini masih dibayangi jaringan masa lalu yang sulit diberantas. Ada istilah utang budi, sehingga sulit untuk bertindak total. Solusinya hanya satu, kepemimpinan Bapak Anies Baswedan yang jujur, religius, dan transparan,” tegasnya.

Terkait peta dukungan di daerah, Antoni mengeklaim bahwa nama Anies Baswedan masih menjadi pilihan utama masyarakat. Meski pada Pilpres sebelumnya hasil akhir belum memihak, loyalitas basis massa di Dumai,  Riau secara umum disebut tidak bergeser.

Ia bahkan mengeklaim adanya pergeseran dukungan dari simpatisan calon lain yang kini mulai melirik Anies akibat rasa kecewa terhadap kondisi ekonomi dan hukum saat ini.

“Di Riau, khususnya Dumai, masyarakat masih sangat menginginkan Bapak Anies mencalonkan kembali. Dukungan dari pihak lain pun sudah banyak yang mengarah ke beliau karena melihat belum adanya perubahan signifikan saat ini,” tutup Antoni.

Rakernas I Gerakan Rakyat ini diharapkan dapat melahirkan rekomendasi strategis yang akan menjadi panduan organisasi dalam mengawal isu-isu kerakyatan dan persiapan menuju tahun politik 2029.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *