Musik  

Konser Akbar Monas 2026 Siap Digelar 18 Juli, Hadirkan Musik Klasik Dunia Secara Gratis

JD.id, JAKARTA – Kabar gembira bagi masyarakat Jakarta dan sekitarnya. Perhelatan musik klasik ruang terbuka terbesar di Indonesia, Konser Akbar Monas 2026, kembali digelar tahun ini.

Konser Akbar Monas 2026 akan berlangsung pada Sabtu, 18 Juli 2026, pukul 18.30 WIB di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Ajang ini dipastikan gratis, tanpa registrasi, dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.

Penyelenggaraan tahun ini membawa semangat istimewa setelah Jakarta Simfonia Orchestra (JSO) dan Jakarta Oratorio Society (JOS) sukses menyelesaikan rangkaian tur internasional Grand Concert Tour: The Symphonic Voyage from Indonesia sepanjang tahun 2025.

“Kami telah menyaksikan sendiri bagaimana musik klasik mampu menyentuh hati penonton di berbagai belahan dunia, dari Tokyo hingga New York. Kini saatnya semangat yang sama kami persembahkan untuk masyarakat Indonesia, di panggung terbuka yang menjadi milik kita semua, di kaki Monas,” ujar Pendiri dan Konduktor Aula Simfonia Jakarta (ASJ), Stephen Tong.

Mendobrak Eksklusivitas Musik Klasik Music Director Aula Simfonia Jakarta, Eunice Tong, menekankan bahwa gelaran ini adalah bentuk upaya untuk merakyatkan musik klasik. Ia ingin mematahkan persepsi bahwa musik klasik hanya untuk kalangan tertentu.

“Musik itu bukan hanya untuk kalangan tertentu. Kami ingin menarik semua orang untuk mengenal lebih jauh tentang musik klasik,” ujar Eunice.

Ia menambahkan, aksesibilitas menjadi kunci utama dalam penyelenggaraan ini. “Ruang yang sangat sedikit ini, kita buka kepada masyarakat; ini bisa dinikmati oleh semua,” lanjutnya.

Konser Akbar Monas 2026 dirancang sebagai acara yang inklusif dan ramah keluarga. Panitia menyediakan 7.000 kursi bagi pengunjung, namun masyarakat juga diperbolehkan menikmati pertunjukan dengan suasana yang lebih santai dengan membawa tikar sendiri di area kawasan Monas.

Sejak pertama kali diselenggarakan pada 2019, Konser Akbar Monas telah menjadi agenda budaya yang dinanti dengan total pengunjung mencapai lebih dari 80.000 orang. Perhelatan ini menyatukan lebih dari 200 musisi dan penyanyi dari JSO dan JOS untuk membawakan karya agung musik klasik dunia yang dipadukan dengan lagu-lagu kebangsaan Indonesia.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *