Save The Chidren Indonesia Libatkan Generasi Muda Dalam Pengelolaan Sampah Plastik Recycle dan Upcycle
JD.id, Jakarta — Save The Children Indonesia bersama plasticpay dan Hyundai ingin mendorong gerakan pengelolaan sampah plastik secara bersama- sama dengan melakukan proses recycle dan upcycle.
Menurut Senior Advocacy Manager Save The Children Indonesia Rinsan Tobing bahwasanya saat ini memang baru mulai dengan melibatkan 10 sekolah dan 8 .300 anak serta 2 RPTRA.
“Proses yang kita lakukan adalah mengumpulkan sampah plastik untuk kemudian di recycle dan upcycle. Dimana sampah plastik dihancurkan dulu baru dibuat jadi fungsi lain. Sejauh ini memang sudah berjalan, dan sudah ada beberapa anak sekolah sudah mulai terbiasa dan mulai terdorong untuk bergerak sendiri. Mereka mengirimkan sendiri dan kita hanya memfasilitasi disamping itu kita memberikan peluang kepada anak-anak untuk bagaimana mereka berkreasi dan menjadi pemimpin.” kata Rinsan Tobing dalam acara Media Talkshow ‘Peran Anak dan Orang Muda Dalam Daur Ulang Sampah Plastik’ di Taman Literasu Martha Christina Tiahahu, Jakarta Selatan, Sabtu (18/03).
Berbicara konteks kemanusian sebenarnya apa dampak dan manfaat untuk melakukan gerakan daur ulang sampah plastik.
“Kita menggambarkan dampaknya dan ini dilakukan secara kontinu. Memang kita tidak bisa mengatakan dengan kampanye ini sekali selesai tapi kita juga mengkampanyrkan secara internal dengan staf kita dan juga eksternal. Dan ini memang maaih panjang dan diharapkan dengan kolaborasi pekerjaan program ini akan berlanjut terus,” ujar Rinsan Tobing.
Menurutnya persoalan perubahan iklim adalah nyata dan mulai terasa di berbagai belahan dunia. Maka dari itu secara organisasi Save The Chidren Indonesia menghadapi isu climate change akan terus melakukan kampanye dengan berbagai program hingga tahun 2030.
Diharapkan dengan adanya kampanye terkait pengolaan sampah plastik yang dilakukan
Save The Chidren Indonesia melalui wujud program yang terus beberlanjutan ini, adanya peran generasi orang muda yang nantinya aksi recycle dan upcycle menjadi kebiasaan umum yang dilakukan serta menjadi budaya.













