RAYE Menghipnotis Panggung Hari Ketiga Java Jazz Festival 2025, ‘Escapism’ Paling Ditunggu

JD.id, Jakarta – Penyanyi dan penulis lagu asal Inggris, RAYE, sukses menciptakan momen tak terlupakan di hari terakhir gelaran BNI Java Jazz Festival 2025. Tampil di panggung utama BNI Hall, JIEXPO Kemayoran, Jakarta, pada Minggu (1/6/2025), RAYE menyihir ribuan penonton dengan performa yang penuh energi, emosi, dan totalitas.

Sejak awal naik ke atas panggung, penyanyi bernama lengkap Rachel Keen itu langsung membuktikan mengapa ia menjadi salah satu penampil internasional yang paling ditunggu tahun ini. Sorak-sorai penonton pecah ketika intro ikonik dari lagu “Escapism” terdengar. Tanpa dikomando, penonton langsung ikut bernyanyi bersama, menciptakan atmosfer magis yang menggetarkan area BNI Hall.

“Terima kasih banyak. Kalian baru saja memberiku kegembiraan dan energi. Kalian tahu, semua yang diberikan penonton, aku berikan kembali dengan segera,” ucap RAYE di tengah penampilannya, disambut riuh tepuk tangan dan teriakan kagum dari penonton.

Tampilan Penuh Gaya, Musik Tanpa Batas

Mengenakan busana elegan bernuansa glamor edgy, RAYE tampil dengan penuh percaya diri. Ia membawakan sederet lagu andalan dari album dan proyek musiknya, termasuk “The Thrill Is Gone”, “Five Star Hotel”, “Mary Jane”, hingga “Ice Cream”. Vokalnya yang powerful dan gaya panggung yang ekspresif sukses menyulap Java Jazz menjadi konser tunggalnya malam itu.

Tidak hanya tampil memukau secara musikal, RAYE juga menunjukkan kedekatan emosional dengan para penonton. Ia tak henti menyapa, menari, dan bahkan sesekali mengajak penonton berdialog singkat—membangun keintiman yang menjadi ciri khas penampilannya.

“Aku akan kembali,” ucapnya dengan senyum lebar, menegaskan bahwa Indonesia telah memberinya kesan mendalam.

Line-up Hari Ketiga: Perpaduan Musik Lokal dan Internasional

Hari terakhir Java Jazz Festival 2025 menjadi penutup manis yang memadukan berbagai warna musik. Selain RAYE, sejumlah nama besar juga tampil dan membawakan pertunjukan luar biasa, mulai dari Rizky Febian, Tompi, Sore, Daun Jatuh, Maliq & D’Essentials, hingga band jazz fusion ternama asal Amerika, Snarky Puppy, serta band indie pop asal Amerika, The Marías.

Festival musik tahunan ini kembali menegaskan dirinya sebagai panggung lintas genre dan lintas generasi, yang tak hanya menampilkan jazz murni, tetapi juga soul, R&B, funk, indie pop hingga elektronika.

BNI Java Jazz Festival 2025: Perayaan Musik Tanpa Batas

Memasuki tahun ke-20 penyelenggaraannya, BNI Java Jazz Festival tetap menjadi magnet utama para pecinta musik, tidak hanya di Indonesia, tapi juga dunia. Tahun ini, festival tidak hanya menampilkan ratusan musisi dalam tiga hari, tapi juga menciptakan ruang temu budaya, kreativitas, dan ekspresi.

Penampilan RAYE malam itu menjadi simbol bahwa Java Jazz bukan sekadar festival musik, tapi panggung bagi ekspresi jiwa, tempat di mana musik bisa menyembuhkan, menyatukan, dan menghidupkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *